Tampilkan postingan dengan label * ARIF HARTOTO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label * ARIF HARTOTO. Tampilkan semua postingan

5 Jan 2025

Brigadir Jenderal TNI Arif Hartoto, S.E.: Perjalanan Karier dan Pengabdian

Brigjen TNI Arif Hartoto


Jakarta, 5 Januari 2025 – Brigadir Jenderal TNI Arif Hartoto, S.E., yang lahir pada Januari 1972, merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat (TNI-AD) yang baru saja dilantik sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan pada 3 Januari 2025. Sebagai lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994 dengan kecabangan Zeni, perjalanan karier Arif Hartoto dalam dunia militer penuh dengan dedikasi dan prestasi. Dengan berbagai jabatan strategis yang telah dijalani, beliau kini memegang posisi penting dalam struktur TNI.


Awal Karier dan Pengabdian di Berbagai Jabatan

Perjalanan karier Brigadir Jenderal Arif Hartoto dimulai sejak beliau lulus dari Akmil pada 1994. Berbekal pendidikan militer yang mumpuni, Arif langsung terjun ke dunia operasional di TNI-AD. Sebagai perwira muda, ia mengawali tugasnya sebagai Komandan Kompi B Yon Zipur 2/SG, di mana beliau menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang sangat baik.

Karier Arif Hartoto terus berkembang, dan pada tahun 2006, beliau menjabat sebagai Komandan Detasemen Zipur 8/GM. Tugas yang dijalani dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian tersebut menjadi salah satu batu loncatan penting dalam perjalanan kariernya. Dua tahun kemudian, pada 2008, beliau dipercaya menjabat sebagai Kabagbinkar Subditbincab Ditziad, di mana beliau mengurus perencanaan dan pengembangan dalam bidang pembinaan kekuatan TNI.


Karier yang Terus Meningkat

Pada tahun 2011, Arif Hartoto kembali diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Komandan Yon Zipur 10/JP. Dalam posisi ini, beliau berhasil memperlihatkan kemampuan strategis yang luar biasa dalam memimpin satuan yang ada di bawahnya. Keberhasilan tersebut mendorong Arif untuk mendapatkan penugasan lebih besar lagi, yaitu menjadi Komandan Distrik Militer (Dandim) 1308/Luwuk Banggai pada 2013. Sebagai Dandim, beliau bertanggung jawab atas pengelolaan wilayah dan keamanan yang luas di daerah Luwuk Banggai.

Tidak lama setelah itu, pada tahun 2015, beliau menduduki jabatan strategis sebagai Pabandya-2/Renproggar BM Spaban IV/Renproggar Srenad. Dalam posisi ini, Brigjen Arif Hartoto bertanggung jawab untuk merencanakan program-program penting di bidang perencanaan dan pengembangan TNI, serta menjadi bagian dari tim yang berperan dalam merumuskan kebijakan besar di tingkat komando.


Jabatan Penting Lainnya dan Pengabdian pada Negara

Karier Brigjen Arif Hartoto semakin gemilang setelah beliau menjabat sebagai Asrendam Iskandar Muda pada 2016. Di sana, beliau bertanggung jawab terhadap berbagai perencanaan dan evaluasi yang mendukung operasional satuan di wilayah Sumatera. Pada tahun 2018, beliau mendapatkan kesempatan untuk menjabat sebagai Asren Kaskostrad, posisi yang mengharuskan beliau untuk berperan dalam merancang rencana strategis untuk Komando Strategis Angkatan Darat.

Tidak hanya di jajaran operasional, Brigjen Arif juga dipercaya untuk memegang posisi strategis di bidang administratif dan protokoler. Pada tahun 2020 hingga 2021, beliau bertugas sebagai Pamen Denma Mabesad, yang bertanggung jawab langsung terhadap manajemen administrasi staf Mabes TNI AD.

Pada tahun 2021, Arif Hartoto diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Kepala Staf Korem 032/Wirabraja, memperkuat jaringan komando dan kontrol di wilayah Sumatera. Sebagai Kepala Staf Korem, beliau terus memperlihatkan dedikasinya dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung kesiapan operasional satuan.


Jabatan Terkini dan Kontribusi Terhadap Pemerintahan

Setelah melalui berbagai jabatan penting, Brigjen Arif Hartoto kembali dipercaya untuk memperkuat tim pemerintahan dengan menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) pada 2022 hingga 2023. Dalam peran ini, beliau berfokus pada koordinasi kebijakan pemerintah terkait bidang hukum dan HAM.

Sejak tahun 2023 hingga 2025, Brigjen Arif Hartoto menjabat sebagai Kepala Biro Protokol dan Pengamanan Pimpinan pada Sekretariat Kemenko Polhukam, yang bertugas mengelola protokol kenegaraan serta pengamanan pejabat tinggi negara. Tugas ini sangat penting dalam mendukung kelancaran kegiatan pemerintahan di tingkat nasional.

Pada 3 Januari 2025, beliau kembali diangkat untuk mengemban amanat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan. Dalam posisi ini, Brigjen Arif Hartoto akan memainkan peran krusial dalam mengkoordinasi operasional dan kesiapan pasukan di wilayah Sumatera bagian Barat, yang mencakup beberapa provinsi strategis.


Penutupan

Brigadir Jenderal TNI Arif Hartoto, S.E., dengan latar belakang pendidikan di Akmil dan berbagai jabatan yang telah dilalui, adalah contoh teladan bagi para perwira muda di TNI-AD. Dedikasi dan pengabdiannya kepada negara dan bangsa, baik di dalam dunia militer maupun di lingkungan pemerintahan, menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Dengan segudang pengalaman dan kemampuan kepemimpinan yang telah terbukti, Brigjen Arif Hartoto siap untuk melanjutkan pengabdiannya dalam tugas barunya sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, yang tentunya akan menjadi tantangan baru dalam karier cemerlangnya di TNI.



Silahkan beri komentar

28 Apr 2022

24 Perwira Tinggi TNI AD Naik Pangkat, Ini Daftarnya

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman. (Foto: TNI AD)

RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 24 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat semula pada acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AD yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (27/4).



Dari 24 Pati TNI AD yang naik pangkat tersebut, satu orang resmi mendapatkan bintang 3 (Letjen TNI) yaitu Irjenad Letjen TNI Rudianto, sementara 5 orang naik pangkat menjadi bintang dua (Brigjen TNI) yaitu Mayjen TNI Heri Sapari (Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Banusia), Mayjen TNI Dian Sundiana (Ir Kostrad), Mayjen TNI Nurcahyo Utomo (Kapushubad), Mayjen TNI Iwan Setiawan (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Farid Makruf (Wairjen TNI).



Kemudian 19 Pati lainnya mendapat bintang satu (Brigjen TNI), yakni Brigjen TNI Pranito Dwinarwan,(Dirdiklat Pusterad), Brigjen TNI Imam Firdaus Budhiarto (Kapoksahli Pangkostrad), Brigjen TNI Joko Triyanto, (Kapoksahli Pangdam IV/Dip), Brigjen TNI Edi Febriyanto (Ir Secapa AD), Brigjen TNI Zakaria (Dircab Pushubad), Brigjen TNI I Nengah Wiraatmaja (Widyaiswara Bid. Metodologi Riset Seskoad).



Lalu Brigjen TNI R.D. Epi Setiadi (Dircab Puspalad), Brigjen TNI Dr. Saripudin (Asrena Kostrad), Brigjen TNI Agus Sasmita (Danpusdiklatpassus Kopassus), Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho (Dankorsis Seskoad), Brigjen TNI Agus Wijanarko (Dirum Puspomad), Brigjen TNI Gausudin Amin Yusup (Ses Itjenad), Brigjen TNI Muhammad Alam Ramli (Direktur Kontra Separatisme dan Konflik pada Deputi bid. Kontra Intelijen BIN).



Kemudian Brigjen TNI Endro Satoto (Kepala Biro Umum Sestama BSSN), Brigjen TNI dr. Guntoro (Waka Puskes TNI), Brigjen TNI Arif Hartoto (Sekretaris Deputi pada Deputi Bid. Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Andrey Satwika Yogaswara (Waorjen TNI Babinkum TNI), Brigjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo (Waasrenum Panglima TNI)



Dalam amanatnya, Jenderal Dudung mengatakan, kenaikan pangkat merupakan salah satu rangkaian dari promosi jabatan sekaligus bentuk penghargaan dan kehormatan atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, serta amanah dari Tuhan Yang Maha Esa.



“Saya mengucapkan selamat kepada Letjen TNI Rudianto beserta 23 Perwira Tinggi TNI AD lainnya, atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula,” katanya.



Dudung berpesan, kepada para Pati TNI AD yang naik pangkat untuk menjadikan momentum kenaikan pangkat ini agar semakin meningkatkan motivasi para perwira untuk terus mengembangkan kepemimpinan “green human resource management”. 



“Perwira dituntut untuk mengayomi, memberikan keteduhan dan kesejukan, serta mengutamakan hubungan emosional dengan anggota, sehingga akan terwujud organisasi dan kinerja yang harmonis, serta mampu membangun kreativitas dan kemampuan manajerial sesuai level jabatan masing-masing, yang dilandasi keyakinan untuk berbuat yang terbaik, memiliki imajinasi, inovasi, visi, misi, serta harapan dan cita-cita,” tambah Dudung.



Sebagai pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat, Dudung berharap untuk memberikan teladan dan inspirasi yang baik kepada bawahan dalam bersikap dan bertindak, serta tidak lupa berikan perhatian terhadap kesejahteraan anggota dan keluarganya. 



“Jadilah pemimpin yang tegas dan berani mengambil keputusan dengan dilandasi keinginan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tegas Kasad.



Di akhir amanatnya, Dudung mengucapkan selamat kepada para Perwira Tinggi TNI AD yang naik pangkat di bulan Ramadan 1443 H. “Selamat atas amanah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dan selamat bertugas,” tutup Dudung.



Acara ini dihadiri Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, Koorsahli kasad, Dan Kodiklatad, Danpuspomad, Ka RSPAD, Para pangkotama, para Asisten Kasad, Kadispenad, Kainfolahtad, Ketua Umum Persit Kartika Dhandra Kirana Rahma Dudung Abdurachman beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Pusat. [DIT]

 

Sumber: rm.id (editor : Aditya Nugroho)

 

Info Update:

Brigjen TNI Arif Hartoto menjabat Ses Dep Bid. Koord Kum Ham Kemenko Polhukam