Tampilkan postingan dengan label * HERU PRAYITNO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label * HERU PRAYITNO. Tampilkan semua postingan

14 Jan 2025

Wawancara Imajinatif situs Akmil94 dengan Pati Akmil 94

Pati Akmil 94 yang baru naik Pangkat 
Wartawan: Selamat siang, Bapak-bapak Perwira Tinggi. Kami ucapkan selamat atas kenaikan pangkat yang Bapak-bapak terima. Ini tentunya merupakan kebanggaan besar, tidak hanya untuk pribadi tetapi juga untuk keluarga besar Akmil 94. Bisa diceritakan bagaimana perasaan Anda saat menerima anugerah kenaikan pangkat ini?

Mayjen TNI Bayu Permana (tersenyum bangga): Terima kasih banyak atas ucapan dan dukungannya. Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas amanah ini. Momen ini membuat saya semakin sadar bahwa setiap pangkat atau jabatan adalah tanggung jawab besar. Apalagi, saya pernah bekerja bersama Letjen TNI Tri Budi Utomo, yang menjadi inspirasi dalam melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi. Saya jadi teringat perjuangan kita saat di awal karier dulu. Berat, tapi penuh kenangan! (tertawa kecil)

Brigjen TNI Paulus Eddy Susanto (tersenyum hangat): Puji Tuhan, saya juga merasa sangat bersyukur. Saya berasal dari Gombong, kota kecil yang penuh kenangan. Sebagai seorang Katolik, saya selalu percaya bahwa doa dan kerja keras adalah kunci keberhasilan. Kalau bicara soal perasaan, saya ini sebenarnya lebih gugup daripada saat memelihara burung di rumah. (tertawa kecil) Burung-burung saya malah lebih tenang daripada saya kemarin saat upacara kenaikan pangkat!

Brigjen TNI Heru Prajitno (tersenyum lebar): Saya juga merasa sangat bersyukur atas kepercayaan ini. Sebagai anggota Korp Zeni, saya selalu berprinsip untuk membangun, baik secara fisik maupun mental, di mana pun saya bertugas. Sebelumnya, saya menjabat sebagai Kabagum di Ditjen Strahan Kemhan. Saya akui, pengalaman itu cukup menantang, tetapi di situlah saya belajar banyak. Tugas seperti ini memang penuh tantangan, tapi saya selalu menikmatinya. (tertawa ringan)

Brigjen TNI Heldi Wira (tersenyum puas): Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT atas kenaikan pangkat ini. Sebagai orang Minang, filosofi hidup kami selalu menekankan pentingnya agama dan adat sebagai pedoman. Saya juga masih ingat pengalaman bertugas di Bogor. Waktu itu sering hujan, jadi sepatu dinas saya lebih sering basah daripada kering. (tertawa kecil) Tapi itulah kenangan yang membuat perjalanan ini berharga.

Brigjen TNI Robertus Subono (tersenyum penuh semangat): Saya sangat bersyukur atas anugerah ini. Sebagai seorang Katolik, doa adalah landasan saya dalam setiap langkah. Saya selalu percaya bahwa tidak ada jalan yang mudah, apalagi dalam dunia militer. Waktu bertugas sebagai Atase Pertahanan, saya sering kali merasa harus lebih sabar dan tenang menghadapi situasi yang kompleks. Sekarang, setelah melalui itu, saya bisa tersenyum dan bilang, “Akhirnya saya berhasil melewatinya.”

Wartawan : Luar biasa cerita-cerita dari Bapak-bapak ini. Apa pesan dan harapan Anda untuk rekan-rekan Akmil 94 yang lain, baik yang masih bertugas maupun yang sudah purnawirawan?

Mayjen TNI Bayu Permana (dengan nada serius tapi santai): Pesan saya sederhana: tetaplah menjadi prajurit yang setia kepada bangsa dan negara. Jadikan semangat pengabdian sebagai panduan dalam setiap langkah kita. Saya juga ingin mengingatkan, kita ini satu keluarga besar, jadi mari terus menjaga solidaritas.

Brigjen TNI Paulus Eddy Susanto (tersenyum hangat): Betul, Pak Bayu. Saya berharap kita semua tetap solid sebagai keluarga besar Akmil 94. Kalau perlu, kita harus lebih sering berkumpul, ya. Selain untuk silaturahmi, juga untuk berbagi cerita. Karena sering kali, cerita sederhana dari rekan-rekan itu justru jadi inspirasi besar.

Brigjen TNI Heru Prajitno (mengangguk setuju): Saya sepakat. Kita ini sudah seperti saudara. Harapan saya, mari kita terus menjaga nama baik angkatan kita. Jangan lupa, perjalanan ini belum selesai. Kita masih punya banyak hal untuk diberikan kepada bangsa ini.

Brigjen TNI Heldi Wira (tersenyum bijak): Saya ingin menambahkan, keberagaman kita adalah kekuatan kita. Kita semua berasal dari latar belakang yang berbeda, tapi tujuan kita sama: mengabdi untuk negara. Selama kita ingat hal itu, saya yakin kita akan terus kompak.

Brigjen TNI Robertus Subono (tersenyum tegas): Saya setuju dengan semua yang sudah disampaikan. Akmil 94 adalah rumah kita. Mari kita terus mendukung satu sama lain, baik dalam tugas maupun dalam kehidupan pribadi. Saya percaya, selama kita menjaga semangat kebersamaan, tidak ada yang tidak bisa kita capai.

Wartawan : Terima kasih banyak atas waktu dan cerita-cerita yang sangat inspiratif ini. Semoga kenaikan pangkat ini menjadi berkah bagi Bapak-bapak dalam menjalankan tugas.

Seluruh PATI (tertawa kecil bersama): Terima kasih kembali. Aamiin!

Wawancara ini bersifat imajinatif dan sebagai bentuk apresiasi kepada para rekan Akmil 94 yang mendapatkan kenaikan pangkat. 

Semoga terus berkarya untuk bangsa dan negara


Silahkan beri komentar

9 Des 2024

Kolonel Czi Heru Prayitno: Dari Tanah Papua Hingga Jabatan Bintang Satu

Kolonel Czi Heru Prayitno, yang akrab disapa oleh rekan-rekannya sebagai “Emprit,” adalah seorang perwira TNI Angkatan Darat yang penuh dedikasi dan integritas. 

Perjalanan kariernya yang inspiratif dimulai dari berbagai penugasan strategis, termasuk saat menjabat sebagai Kepala Seksi Logistik (Kasilog) di Korem 172/Praja Wira Yakthi hingga akhirnya dipercaya menjadi Kepala Pusat Bahasa (Kapus Bahasa) Kementerian Pertahanan RI dengan pangkat bintang satu.

Kiprah Sebagai Kasilog di Tanah Papua. 
Ketika Mayor, Heru Prayitno bertugas sebagai Kasilog di Korem 172/Praja Wira Yakthi, ia menghadapi tantangan geografis Papua yang kompleks. Wilayah ini, dengan medan yang sulit, minimnya infrastruktur, dan akses terbatas, menuntut kreativitas tinggi dalam pengelolaan logistik. 

Mayor Heru berhasil memimpin timnya untuk memastikan kelancaran suplai, memanfaatkan transportasi udara, dan memperkuat kolaborasi dengan komunitas lokal.
Sebagai pemimpin, Mayor Heru dikenal cekatan dan proaktif. Ia selalu memastikan kebutuhan logistik terpenuhi tepat waktu, sekaligus memperkuat moral prajurit dengan kepemimpinannya yang humanis. Kepekaan sosialnya membuatnya diterima dengan baik, baik oleh prajurit maupun masyarakat setempat. Perannya di Korem 172 menjadi bukti nyata dedikasinya dalam mendukung operasional TNI di wilayah strategis seperti Papua.

Langkah Menuju Paspampres. 
Setelah menyelesaikan tugasnya di Korem 172, Mayor Heru mendapatkan kepercayaan untuk bergabung dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Penugasan ini merupakan bentuk penghargaan atas prestasi dan profesionalismenya selama bertugas di Papua. Di lingkungan Paspampres, ia terus menunjukkan kapasitas sebagai perwira yang andal, menjalankan tugasnya dengan disiplin tinggi.

Promosi sebagai Kapus Bahasa Kemhan RI. 
Perjalanan karier Kolonel Heru terus berlanjut hingga ia dipromosikan sebagai Kepala Pusat Bahasa (Kapus Bahasa) Kementerian Pertahanan RI, sebuah jabatan strategis dengan tanggung jawab besar. Kapus Bahasa memiliki peran penting dalam memperkuat kemampuan bahasa bagi personel militer, baik dalam hubungan diplomatik internasional maupun operasi bersama. Promosi ini menunjukkan pengakuan atas kapabilitas dan komitmen Kolonel Heru dalam mendukung pengembangan strategi pertahanan dan kebijakan nasional.

Sosok “Emprit” di Mata Rekan-Rekan. 
Nama “Emprit” yang melekat pada Kolonel Heru Prayitno mencerminkan kepribadiannya yang bersahaja, tangguh, dan penuh semangat. Ia dikenal sebagai sosok yang membangun hubungan baik dengan rekan-rekannya, menjadikannya pemimpin yang disegani sekaligus dirindukan. Dengan visi yang kuat dan integritas tinggi, ia selalu memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban.

Warisan dan Inspirasi. 
Dari Tanah Papua hingga lingkaran istana, perjalanan Kolonel Czi Heru Prayitno menjadi teladan tentang bagaimana kerja keras, dedikasi, dan kompetensi mampu mengatasi berbagai tantangan. Dalam jabatan barunya sebagai Kapus Bahasa, ia diharapkan membawa inovasi dan kemajuan dalam mendukung diplomasi pertahanan melalui penguasaan bahasa dan budaya.

Selamat bertugas, Kolonel Czi Heru Prayitno. Semoga amanah yang diemban dapat membawa manfaat besar bagi pertahanan negara dan menginspirasi generasi muda TNI untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa Indonesia.