Tampilkan postingan dengan label HUSNIZON. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUSNIZON. Tampilkan semua postingan

24 Agu 2025

Kolonel Kav Husnizon: Perwira Minang Usai Lemhannas, Menanti Penugasan Baru

Sumber foto: facebook
Kolonel Kav Husnizon, S.I.P., perwira lulusan Akademi Militer 1994 asal Minangkabau, baru saja merayakan ulang tahunnya. Momen itu menjadi penanda perjalanan panjang seorang perwira kavaleri yang telah mengabdikan dirinya dalam berbagai jabatan penting, dari staf strategis hingga komando teritorial. Kini, setelah menuntaskan pendidikan strategis di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI), ia ditempatkan sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Denma Mabesad sembari menunggu penugasan baru.

Jejak Pengabdian Teritorial
Husnizon sebelumnya dikenal luas lewat kiprahnya di Sumatera Barat saat menjabat Kasiter Korem 032/Wirabraja. Ia menjadi motor penggerak program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di berbagai wilayah Sumbar. Di tangannya, TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas fisik, melainkan juga membangun semangat kebersamaan, meningkatkan ketahanan pangan, hingga mempererat sinergi TNI dengan rakyat. Kiprah itu berlanjut ketika ia dipercaya menjadi Kasrem 041/Gamas (Bengkulu), di mana perannya menjangkau pembinaan prajurit, mendukung program pemerintah daerah, hingga kegiatan sosial masyarakat.

Pendidikan Strategis dan Perspektif Baru
Pengalaman panjang di lapangan semakin diperkaya ketika Husnizon menempuh pendidikan di Lemhannas RI. Pendidikan ini memberi perspektif komprehensif tentang dinamika global, nasional, dan regional, yang sangat penting bagi perwira TNI AD dalam merancang strategi pertahanan masa depan. Kini, statusnya sebagai Pamen Mabesad membuatnya siap ditempatkan di posisi strategis berikutnya, baik di dalam negeri maupun di forum pertahanan internasional.

Perwira dengan Jiwa Rakyat
Di balik kedisiplinannya sebagai prajurit kavaleri, Husnizon dikenal sebagai sosok perwira yang dekat dengan masyarakat. Ia selalu menekankan bahwa pertahanan negara bukan hanya soal kekuatan militer, tetapi juga membangun kekuatan sosial-ekonomi rakyat. Filosofi Minangkabau yang dipegangnya, “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”, tercermin dalam gaya kepemimpinannya yang tegas namun penuh kearifan.

Kini, perjalanan Kolonel Kav Husnizon memasuki babak baru. Usai Lemhannas, ia menunggu amanah berikutnya dari TNI AD. Dengan pengalaman, kompetensi, dan rekam jejaknya, banyak pihak menaruh harapan bahwa langkah selanjutnya akan membawa kontribusi lebih besar, baik bagi TNI maupun bagi bangsa Indonesia.


Silahkan beri komentar

2 Feb 2025

Menjadi Pemimpin Strategis: Persiapan Mengikuti Pendidikan di Lemhannas


Selamat dan Sukses kepada Kolonel Ruddy Hermawan Syahputra Hidayat, Kolonel Husnizon, dan Kolonel Heru Agung Aryandhono atas kesempatan berharga untuk mengikuti Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVIII di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Keikutsertaan dalam program ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan, mengingat Lemhannas adalah kawah candradimuka bagi para pemimpin strategis bangsa.

Sebagai perwira TNI, mengikuti pendidikan di Lemhannas bukan sekadar menambah wawasan, tetapi juga memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam menghadapi tantangan ketahanan nasional dan geopolitik global. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci utama agar dapat menyerap ilmu dengan optimal serta berkontribusi dalam setiap diskusi dan kajian strategis.

Mengapa Lemhannas Penting bagi Perwira TNI?
Lemhannas memiliki peran sentral dalam membentuk pemimpin berwawasan kebangsaan dengan pemahaman mendalam tentang ketahanan nasional. Bagi perwira TNI, pendidikan ini penting karena:
  1. Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan Strategis-Menyediakan wawasan yang lebih luas dalam pengambilan keputusan di tingkat nasional dan global.
  2. Memperluas Wawasan Geopolitik dan Geostrategi-Memahami dinamika pertahanan, politik, dan ekonomi internasional untuk kepentingan negara.
  3. Mempersiapkan untuk Jabatan Strategis – Banyak lulusan Lemhannas yang menduduki posisi kunci di TNI dan lembaga negara lainnya.
  4. Membangun Jaringan dengan Berbagai Institusi-Memperluas koneksi dengan para pemimpin dari berbagai sektor, baik sipil maupun militer.
  5. Meningkatkan Pemahaman tentang Ketahanan Nasional-Mengasah kemampuan dalam menganalisis berbagai aspek ketahanan negara.

Persiapan Mengikuti PPRA Lemhannas
Agar dapat menjalani pendidikan dengan baik, ada beberapa aspek yang perlu dipersiapkan:

1. Administrasi dan Persyaratan Formal
  • Memastikan kelengkapan dokumen, termasuk rekomendasi dari instansi terkait.
  • Menyiapkan riwayat jabatan dan rekam jejak kepemimpinan sebagai bahan evaluasi.
  • Memenuhi standar kesehatan jasmani dan rohani.
2. Mental dan Fisik
  • Menyiapkan ketahanan mental untuk menghadapi diskusi dan kajian strategis yang intens.
  • Menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama menjalani pendidikan yang padat.
3. Akademik dan Intelektual
  • Mengasah pemikiran kritis dan analitis dalam memahami isu-isu strategis nasional dan global.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi dan public speaking untuk berdiskusi secara efektif.
  • Menyiapkan makalah ilmiah sebagai kontribusi dalam pengembangan kebijakan strategis.
4. Sosial dan Jaringan
  • Membangun relasi yang kuat dengan sesama peserta dari berbagai latar belakang.
  • Menjaga etika profesional dalam interaksi dan diskusi.
5. Logistik dan Teknis
  • Membawa perlengkapan yang diperlukan, seperti laptop dan referensi akademik.
  • Menyesuaikan diri dengan metode pembelajaran, baik secara e-learning maupun on-campus.

Kesimpulan
PPRA Lemhannas bukan sekadar pendidikan, tetapi sebuah perjalanan intelektual yang akan mengasah kapasitas kepemimpinan dan pemahaman strategis bagi para perwira TNI. Oleh karena itu, persiapan yang matang dalam aspek administratif, mental, akademik, sosial, dan teknis menjadi hal yang mutlak dilakukan.

Sekali lagi, selamat kepada Kolonel Ruddy Hermawan Syahputra Hidayat, Kolonel Husnizon, dan Kolonel Heru Agung Aryandhono. Semoga sukses dalam menempuh pendidikan ini dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertahanan dan ketahanan nasional Indonesia.

🙏

23 Apr 2022

HUSNIZON

Yth. Perwira Tekad 94,


Informasi atau berita yang akan ditayangkan akan bersumber dari media online lainnya yang dipilih oleh admin.

Jika ada informasi atau berita yang ingin ditayangkan selain pilihan admin, Mohon informasi link atau bahan informasi dapat dikirim ke alamat email:

werving91@gmail.com



Salam hormat 


Sumber:


Info Update: 


22 Jan 2022

Danrem 032/Wbr Tinjau Lahan Hibah untuk Pembangunan Kodim Dharmasraya

Ketua DPRD Pariyanto mendampingi Danrem 032/Wirabraja, Brigadir Jenderal TNI Purmanto saat meninjau lokasi rencana pembangunan markas Komando Distrik Militer (Kodim) Dharmasraya, Rabu (19/1).

Hadir Bupati Dharmasraya Sutan Riska, Kasi Intel Korem 032/Wbr Letkol Inf. Muechtar Indraya beserta istri, Kasi Ops Kolonel Inf Bobbie Triyantho, Kasi Teritorial Kolonel Kav Husnizon, Kapemrem dan Dantim Intelrem.

Menurut Pariyanto pembangunan Makodim sudah sangat ideal, ini mengingat jarak Kabupaten Dharmasraya dengan Kodim 0310 SSD lokasinya sangat jauh. Diharapkan pembanguan markas Kodim segera dilaksanakan, sehingga segera pula berfungsi.

“Atas nama DPRD dan pribadi kami sangat mendukung pembangunan tersebut dan semuanya berjalan lancar. Jika cepat selesai pembangunan Makodim tersebut, tentu berdampak positif bagi keamanan dan ketenteraman masyarakat. Sehingga situasi yang kondusif senantiasa tercipta,” tegasnya.

Danrem 032/Wirabraja, Brigadir Jenderal TNI Purmanto mengungkapkan pembangunan Kodim Dharmasraya telah melalui prosedur, bahkan sudah sampai ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

“Letaknya saya rasa sudah starategis, dekat dengan pusat gelanggang olahraga Pemkab Dharmasraya. Karena terletak di tengah-tengah,” ucapnya.

“ Kami sangat bersyukur dan berterima-kasih atas luas lahan yang dihibahkan ke kami. Dengan luas yang sangat luas lahan sekitar sepuluh hektare, Brigjen Purnanto merasa sudah lebih dari cukup untuk melakukan tugas-tugas kedinasannya,” tambahnya.

Selain meninjau lokasi rencana pembangunan markas Kodim Dharmasraya, yang berlokasi di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, kedatangan Danrem juga dimaksudkan untuk lebih mendekatkan diri secara intens kepada masyarakat Sumatera Barat, khususnya masyarakat Kabupaten Dharmasraya, dengan melakukan kegiatan silaturahmi di sejumlah tempat.

Sementara, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat melakukan diskusi dengan Dandrem, mengungkapkan keinginannya agar pembangunan tersebut dapat selesai dengan cepat. (ita)


Sumber : padek.jawapos .com


Update Info : 

 Kolonel Kav Husnizon, Kasi Teritorial