![]() |
| Leting 94 Pada Acara Syukuran |
![]() |
| Mayjen TNI Eka Wijaya Permana dan Istri |
![]() |
| Leting 94 Hadir |
Magna Familias atau keluarga besar dalam bahasa latin adalah ungkapan untuk blog ini. Kami berupaya menghimpun berbagai berita dan informasi tentang keluarga besar Akmil 94 dari berbagai media massa. Semoga dengan blog ini akan terjaga terus jalinan silahturahmi keluarga besar Akademi Militer tahun 1994. Salam Tekad
![]() |
| Leting 94 Pada Acara Syukuran |
![]() |
| Mayjen TNI Eka Wijaya Permana dan Istri |
![]() |
| Leting 94 Hadir |
![]() |
| Terima kasih |
![]() |
| Mayjen TNI Eka Wijaya Permana S.H |
Jakarta, 25 Januari 2025 – Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat, merupakan sosok yang dikenal berprestasi sekaligus berdedikasi dalam dunia militer. Lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 6 Januari 1970, Mayjen Eka baru saja merayakan usianya yang ke-55 tahun. Beliau adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1994, dengan kecabangan Polisi Militer yang menjadi fondasi dari perjalanan karier gemilangnya.
Karier militer Mayjen Eka dimulai sejak lulus dari Akmil, di mana beliau menunjukkan konsistensi luar biasa dalam menjalankan tugas dan amanah di setiap penempatan. Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya meliputi:
Selama bertugas, beliau dikenal sebagai perwira yang tegas, disiplin, namun tetap humanis. Tidak hanya memimpin dengan penuh integritas, Mayjen Eka juga aktif dalam berbagai pembinaan dan pengawasan hukum di lingkungan militer, khususnya di bidang Polisi Militer. Dedikasinya turut membawa perubahan positif bagi institusi yang beliau pimpin.
Kehidupan Keluarga
Di tengah kesibukannya sebagai perwira tinggi, Mayjen Eka tetap menunjukkan perhatian besar kepada keluarga. Hari ini, 25 Januari 2025, menjadi momen bahagia sekaligus penuh makna bagi beliau, karena salah satu putrinya melangsungkan pernikahan di Jakarta. Kebahagiaan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat beliau telah berhasil menjalankan peran ganda sebagai prajurit TNI dan kepala keluarga.
Mayjen Eka adalah cerminan perwira TNI yang sukses menjalani perjalanan panjang kariernya tanpa melupakan nilai-nilai keluarga. Sosoknya menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda TNI yang bercita-cita besar untuk memberikan kontribusi terbaik bagi negara.
Dengan perjalanan karier yang solid dan kepemimpinan yang visioner, Mayjen TNI Eka Wijaya Permana adalah bukti nyata bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara harus dijalankan dengan hati, dedikasi, dan integritas. Semoga beliau terus menginspirasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi TNI AD dan Indonesia.
Mohon berikan komentar
![]() |
| Sumber Foto: Brigjen TNI Eka Wijaya Permana |
![]() |
| Sumber Foto: kominfo.jatimprov.go.id |
Jatim Newsroom -Setelah menjabat sebagai Kepala Pusat
Lembaga Pemasyarakatan Militer Badan Pembinaan Hukum (Kapuslemasmil Babinkum
TNI) pada 21 Januari lalu, Brigadir Jenderal TNI Eka Wijaya Permana terus
melakukan upaya konsolidasi melalui kunjungan kerja ke daerah-daerah.
Mantan Danpomdam V/Brawijaya ini ingin mengetahui kondisi obyektif sarana dan prasarana, satuan organik, serta pembinaan Napimil di lingkup Lembaga Pemasyarakatan Militer (Lemasmil). Beberapa waktu lalu Brigjen Eka berkunjung ke Lemasmil IV Makassar, kali ini di Lemasmil III Surabaya di Wonoayu, Sidoarjo, Kamis (24/3/2022).Setelah melakukan Sholat Dhuhur bersama, Alumni Akmil tahun 1994 ini memberikan pengarahan kepada seluruh organik Lemasmil III Surabaya dan berdialog bersama Napimil.
Menurutnya, Napimil adalah prajurit TNI aktif yang sedang menjalani pidana, masih terikat dengan aturan dan memiliki hak dan kewajiban yang harus tetap diperhatikan "Jangan membedakan dan merendahkan martabat Napimil sebagai prajurit TNI. Tetapi harus tetap dijaga mental dan moril agar tetap semangat dalam menjalani hukumannya dan siap kembali mengabdi kepada bangsa dan negara," pesannya kepada seluruh organik Lemasmil. Peran Lemasmil dalam proses pembinaan, selain memberikan pemahaman kesadaran hukum, juga pembinaan intelektual, akademis, dan keterampilan.
Dalam hal keterampilan, Napimil diberikan keterampilan
berkarya non militer seperti, berkebun, beternak, memasak, dan keterampilan
lainnya yang bisa memberikan manfaat bagi kesatuannya dan masyarakat
sekitarnya.
Ada yang menarik dan bisa memberikan inspirasi bagi siapa
saja dalam hal keterampilan napimil di Lemasmil III Surabaya. Salah satu
prajurit binaan mempunyai keterampilan membuat minyak goreng dari kelapa.
Keterampilan yang didapat selama pembinaan itu, menjadi pembelajaran berharga yang dapat ditularkan kepada masyarakat umum untuk memproduksi minyak goreng dan dapat menjadi solusi bagi masyarakat, mengingat saat ini terjadi kelangkaan dan harga cukup tinggi. "Seperti yang kita saksikan tadi. Keterampilan mereka membuat minyak goreng ini sangat inspiratif dan ilmunya bisa disalurkan kepada masyarakat dan menjadi percontohan bagi prajurit binaan di Lemasmil lainnya," pesan Brigjen Eka.
Melalui dialog di tempat lesehan sambil makan siang bersama,
Mantan Dirbin Idik Puspom TNI ini tahu betul bagaimana memberikan pembinaan
mental kepribadian kepada Napimil, sehingga suasana begitu bersahabat dan
mencair satu sama lain.
Selain melakukan pendekatan untuk menaikan mental Napimil,
Brigjen Eka juga memberikan perlengkapan Sholat diantaraya Sajadah, Sarung dan
Kopyah untuk Napimil yang beragama muslim sedangkan yang Non-muslim di berikan
baju batik dan sarung yang di berikan kepada Prajurit binaan dalam menyambut
bulan suci Ramadan.
"Pemberian perlengkapan Sholat ini merupakan salah satu
wujud pembinaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa-Allah Azza Wajalla. Semoga
mereka bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa, nanti,"pungkas
mantan Danpomdam XVI/Pattimura yang mahir dalam Polisi Militer itu.(hjr)
Sumber: kominfo.jatimprov. go. id
Copyright © 2010 Akmil94 | Blogger Templates Design by Splashy Templates